Hitler Hadir di Salatiga

 Hitler Hadir di Salatiga



A. Berguru pada Sosrokartono


Wejangan Raden Mas Panji Sosrokartono cukup terpatri  dalam hati Adolf Hitler. Tokoh Sidomukti Salatiga mengajarkan ilmu sejati. Atas wulang wuruk RMP Sosrokartono, maka Adolf Hitler kagum pada heroisme tokoh Ratu Shima, Gajah Mada dan Joko Tingkir. 


Guten morgen. Ich bin Adolf Hitler. 


Bolak balik Jepara Salatiga. Pada tanggal 5 September 1945 Adolf Hitler datang ke Jepara. Atas ajakan Raden Mas Panji Sosrokartono. Turut mendampingi Jenderal Raden Mas Soesalid Djojodiningrat. Sahabat karib lahir batin. Dari Jepara lantas tinggal beberapa waktu di kota Salatiga. 


Selama di Jepara Adolf Hitler yang berganti nama dr George Anton Poch harus hati hati. Karena Adolf Hitler sebagai Fuhrer atau pemimpin besar Jerman itu tidak disukai tentara Sekutu. Kunjungan ke Jepara tentu dengan penuh rahasia. Agar jiwa raganya selamat aman damai. Saat di kota Salatiga Hitler dikenal sebagai ahli medis kenamaan.  Orang Sruwen menyebut Adolf Hitler dengan nama Abdul Kadir. 


Hitler sempat beli dampar ukir ukiran di Sukodono Tahunan Jepara. Tak lupa ziarah ke pesarean Ratu Kalinyamat di Mantingan. Semedi di padepokan Syekh Siti Jenar Bangsri, bawah kaki gunung Donorojo. Berdoa di pajimatan Tjirosoman Pecangakan. Sedangkan waktu tinggal di Salatiga Hitler suka nasi jagung dengan lauk rempeyek. 


Untuk melepas lelah Hitler mencicipi jajan horog horog. Makanan di Welahan yang terbuat dari tepung sagu. Duren putruk disuguhkan dengan penuh kenikmatan. Raden Mas Panji Sosrokartono dan Jenderal Raden Mas Soesalid terus menemani tamu agung. Ketika jalan jalan di Pasar Ngampel Hitler ditemani oleh Mas Joyo Suwarso, blantik yang Susukan Salatiga yang tersohor ramah tamah. 


Pantai Bandengan tempat untuk renungan. Hitler mengenang bumi Eropa. Pantai Teluk Awur membuat kontemplasi bagi peristiwa perang dunia. Dari Jepara Adolf Hitler menatap cakrawala. Hitler membaca babad Tanah Jawi yang bercerita tentang Sungging Purbengkara. Tokoh ukir ukiran yang menjadi rival Minak Sengseng jaman Kraton Majapahit. 


Dari Pantai Bandengan lantas piknik ke Rawa Pening. Sambil ngincipi kolak waluh, Hitler terpesona dengan pemandangan gunung Telamaya dan gunung Merbabu. Terlebih Joyo Suwarso pintar cerita Nogososro Sabuk Inten. Juga kisah tombak Kyai Baruklinthing. Sungguh asyik dan menghibur. Lupa peristiwa perang dunia II di Eropa. 


Adolf Hitler atau dr George Anton Poch menerawang jauh. Saat wedangan di Alun Alun Jepara, Raden Mas Panji Sosrokartono bercerita kerajaan Kalingga, Majapahit, Demak Bintara, Pajang, Mataram dan Surakarta. Raja Kalingga bernama Ratu Shima. Pemimpin adil bijaksana, welas asih pada sesama. Cocok untuk suri teladan. Hitler mendengar pelajaran sejarah dengan saksama. Dari Salatiga Hitler mendapat pengetahuan tentang sejarah Joko Tingkir dan Ki Ageng Kebo Kenongo. 


Ratu Shima mewariskan nilai kejuangan pada Ratu Kalinyamat. Tokoh putri yang trampil rikat trengginas, ber budi bawa laksana, mbahu dhendha nyakrawati, ambek adil paramarta. Hitler mendapat pencerahan. Keteladanan Joko Tingkir membuat Hitler makin bersemangat dalam bakti kemanusiaan. Dengan lobby Sosrokartono, Jenderal Soesalid, Raden Ajeng Kardinah dan Adipati Reksonegoro ide untuk mendirikan RSUD Salatiga segera terwujud. Hitler termasuk politikus kaya raya di Jerman. Sisa tabungan lebih dari 50 ribu trilyun. Harta benda emas tersimpan di bank Swiss. Kekayaan itu digunakan untuk aksi sosial. Banyak kegiatan medis yang dibantu oleh dr Anton George Poch yang kerap praktek di daerah Tuntang. 


Dengan nama samaran dr George Anton Poch kunjungan ke Jepara dan Salatiga berlangsung aman nyaman. Lalu berkunjung ke Mayong Rembang. Untuk menghormati Raden Ajeng Kartini dan RMAA Djojodingrat. Pejuang emansipasi wanita yang populer di kawasan Eropa. Pada tahun 1947 Dr Anton George Poch sering menyalurkan dana bantuan lewat yayasan Salatiga yang didirikan oleh Ny Hartini Soekarno. 


Hubungan Hitler dengan keluarga RA Kartini sungguh akrab. Hitler sejak tahun 1952 kerap ziarah di makan keluarga Sosrokartono yang terletak di Sidomukti Salatiga. 


Mein Kampt. 

Perjuangan Adolf Hitler bersemi di bawah kaki gunung Telamaya. 


Es gibt kein schlechtes Wetter, aber es gibt schlechtes Kleidung. 

Artinya tidak ada cuaca buruk, tetap hanya busana yang keliru. 


Amanat itu sesuai dengan sesanti Pujangga Ranggawarsita. Sura  dira jayaningrat, lebur dening pangastuti. 


B. Hitler Tapa Kungkum di Rawa Pening


Kota Salatiga bagi Hitler sungguh bikin krasan aman nyaman dan tentram. Hitler kerap diajak tapa kungkum di Rawa Pening. RMP Sosrokartono memandu dan menemani. Hitler Murid Sosrokartono yang terkasih. 


Siapa RMP Sosrokartono ini? 


Raden Mas Panji Sosrokartono adalah kakak kandung Raden Ajeng Kartini. Putra RMAA Sosrodiningrat Bupati Jepara. Sosrokartono ahli bahasa dan filsafat Jawa ini lahir pada tanggal 10 April 1877. Sosrokartono sarjana winasis yang sakti mandraguna. 


Pada tahun 1918 Adolf Hitler bertemu dengan Sosrokartono di Berlin Jerman. Sosrokartono bicara tentang kejayaan Majapahit. Adolf Hitler langsung terpikat. Partai Nazi mendapat inspirasi dan energi. Sosrokartono menasihati Hitler agar membaca kisah Patih Gajah Mada. Sumpah palapa dipelajari. Kitab Negara Kertagama karya Empu Prapanca diteliti sebagai literasi kenegaraan. 


Ketika tinggal di Salatiga, Hitler sempat datang di kampung Kabudan. Lereng gunung Merbabu. Di sini Hitler membantu penyalinan naskah Kakawin Arjuna Wiwaha karya Empu Janwa, jaman  Airlangga raja Kahuripan. Naskah Merbabu diripta oleh Sinuwun Paku Buwono III dengan judul serat Wiwaha Jarwa. 


Tokoh  kerajaan Jawa seperti Joko Tingkir, Panembahan Senapati, Amangkurat, Paku Buwana II sangat dikagumi oleh Hitler. Semangat juang mereka layak sebagai suri teladan. Bagi Hitler pejuang Jawa memang agung dan anggun. Ich bin lang wailig, Hitler tak pernah bosan dengan ngelmu kejawen. Ketika mengadakan pengobatan gratis di Suruh, Hitler mendapat kisah Joko Tingkir naik perahu gethek di kali Serang. Dari Banyubiru, Tingkir, Karanggede, Purwodadi, Kudus, lalu berhenti di Kraton Demak Bintoro. 


Riwayat hidup Amangkurat Amral yang lahir di Surabaya tahun 1644 dianggap penting bagi Hitler. Kepemimpinan Amangkurat Amral sukses membangun Mataram Kartasura. Kisah ini diberikan oleh Wuryaningrat saat ritual di Pengging. 


Serat Pustaka Raja karya pujangga Ranggawarsita juga dihayati Hitler, sebagai FUHRER. Pemimpin Jerman yang bervisi misi manusiawi. Fuhrer Adolf Hitler kagum pada Sunan Amangkurat Amral. Cerita ini diperoleh Hitler dari Patih Sosrodingrat. 


Deutsch ist uber alles. 

Artinya bangsa Jerman adalah di  atas segalanya.


Semboyan ini jelas inspirasi dari sumpah palapa. Dari sumpah palapa menjelma menjadi sumpah pemuda tanggal 28 Oktober 1928. Begitulah ajaran Sosrokartono yang disampaikan kepada Fuhrer Adolf Hitler. Murid kesayangan Sosrokartono yang tersohor. Sumpah pemuda didukung penuh oleh Fuhrer Jerman. Mohammad Yamin berdiskusi dengan Hitler saat di perkebunan karet Bringin. 


Sosrokartono berkeliling Eropa. Menguasai 26 bahasa. Meliput suasana perang dunia. Adolf Hitler selalu berkonsultasi pada Sosrokartono. Maklum Sosrokartono sebagai jurnalis yang ahli ilmu kebatinan. Terkenal dengan ilmu kanthong bolong. Ajaran yang sesuai dengan serat wulangreh yasan Sinuwun Paku Buwono IV. 


Padha gulangen ing kalbu, 

Ing sasmita amrih lantip. 


Wartawan Sosrokartono giat meliput adat istiadat Kraton Surakarta di forum internasional. Adolf Hitler mengenal seni budaya sastra sejarah Jawa. Serat Rama karya Yasadipura dibaca tuntas. Adegan taman Argasuka sungguh amat memikat. Serat Dewaruci dihayati Hitler sebagai sastra mistik yang mengajarkan ilmu kasampurnan. Untuk itu Hitler dikenalkan pula dengan narasi serat Centhini. 


Raden Mas Panji Sosrokartono kembali dari keliling jurnalistik  Eropa dan Asia. Tinggal di kota Bandung. Praktek pengobatan. Orang hilir mudik minta tolong. Sosrokartono menyembuhkan orang sakit. Tetulung maring sesami. Tamba teka lara lunga.


Sosrokartono mampu memadukan metode pengobatan Barat dengan perdukunan Jawa. Bersama dengan dr Sosrohusodo memberi pelayanan umum dalam bidang kesehatan. Pasien datang ke kota Bandung berduyun duyun. Ndalidir pindah sela brekithi. 


Pola pengobatan Sosrokartono menerapkan ajaran kerajaan Pajajaran dan Majapahit. Umumnya sembuh sempurna. Tidak dipungut biaya. Memang priyayi suci. Hitler merasa punya guru yang ampuh tangguh wutuh sepuh. 


Wer rastet, der rostet. 

Artinya orang yang istirahat terlalu lama, maka cepat berkarat. 


Dr Anton George Poch menerapkan kawruh kejawen. Neng ning nung nang. 


In der Ruhe liegt die Kraft. 

Artinya ketenangan adalah kekuatan. 


C. Hitler Praktek Kedokteran 


Balai pengobatan buat masyarakat Sidomukti, Bringin, Banyubiru, Tengaran , Tuntang dan Ambarawa dibina Dr Anton George Poch. Ketulusannya membuat banyak pasien berdatangan. 


Impian tanah Jawa menjadi pilihan bagi Adolf Hitler. Pensiun dari hiruk  pikuk politik, Adolf Hitler terbang ke bumi nusantara. Pada tanggal 1 September 1945 tiba di kota Bandung. Bertemu dengan sang guru, Raden Panji Sosrokartono. Selama di Bandung ditemani oleh dr Sosrohusodo.


Hati Adolf Hitler seketika ayem tentrem. Hawa kota Bandung sejuk aman damai. Guru muride pribadi. Adolf Hitler sangat bahagia dengan ajaran filsafat Jawa. Wejangan RMP Sosrokartono sebagai pakar teosofi kejawen. 


Sugih tanpa bandha, 

Ngluruh tanpa bala, 

Menang tanpa ngasorake, 

Digdaya tanpa aji. 

Anteng meneng sugeng jeneng. 


Hitler sering datang ke Jepara, Rembang dan Salatiga. Turut nyadran ke leluhur pada bulan Ruwah.


Rasa kehilangan yang mendalam bagi Adolf Hitler. Pada tanggal 8 Pebruari 1952 Raden Panji Sosrokartono surut ing kasedan jati. Sumare ing Sidomukti Salatiga. Cita cita terus berlanjut. Guru sejati. 


Bangsawan Kraton Surakarta Hadiningrat tampil. KPH Soeryo Goeritno sahabat RP Sosrokartono setia mendampingi Adolf Hitler. Dengan sabda wicaksana, KPH Soeryo Goeritno memberi saran dan harapan. Adolf Hitler berganti nama Dr George Anton Poch. Pergantian nama ini dalam rangka keamanan. 


Pada tanggal 10 Nopember 1945 Adolf Hitler atau dr George Anton Poch praktek medis di kota Surabaya. Huru hara meledak. Kerusuhan meluas. Mata mata tentara Sekutu memburu pemimpin Nazi. Jenderal Malaby pimpinan tentara Sekutu tewas dalam pertempuran Surabaya. Arek arek Surabaya tampil sebagai pahlawan. Dr George Anton Poch menjadi relawan. Kebetulan bergabung dengan organisasi Palang Merah Indonesia. Nasionalisme medis yang diajarkan oleh Mohammad Yamin lewat buku 6000 tahun Sang Merah Putih. 


Adolf Hitler yang lahir pada tanggal 20 April 1889 itu punya latar belakang pendidikan medis. Tamat dari fakultas kedokteran universitas Jerman.


Zu dir oh Herr, blicht alles auf. 


Lapangan politik ditinggalkan. Adolf Hitler berdarma bakti dalam bidang kesehatan. Hitler yang berganti nama dr George Anton Poch melayani sesama. Mendirikan rumah sakit  Hope di Sumbawa Besar. 


Ajaran Sosrokartono diterapkan. Adolf Hitler atau dr George Anton Poch wafat  pada tanggal 16 Januari 1970. Beristirahat abadi di Makam Ngagel Rejo Surabaya. Semangat juang yang mengalir dari Pangeran Pekik dan Ratu Wandansari, penguasa Kadipaten Surabaya. 


D. Pengabdian Sang Fuhrer


Pergaulan Dr Anton George Poch cukup luas. Dari kalangan priyayi Karaton Surakarta Hadiningrat menjalin persahabatan dengan Wuryaningrat, Sosrodiningrat, Radjiman Wedyodiningrat, Supomo, Singgih dan Notonagoro. Sekali tempo bertemu di Pesanggrahan Pracimoharjo. Letaknya di dekat gunung Bibi, timur gunung Merapi. 


Gajah mati meninggalkan gading. Harimau mati meninggalkan belang. Manusia mati meninggalkan nama harum. Jasa Adolf Hitler bagi kemajuan kesehatan Indonesia sungguh besar. Pemikiran Fuhrer Jerman ini digunakan sebagai titik tolak pendidikan kedokteran. Baik di Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia dan Universitas Airlangga. Tentu saja pengabdian dengan penuh kerelaan dan kebijaksanaan. 


Hubungan dr Soetomo tokoh Budi Utomo dengan Hitler cukup dekat. Budi Utomo populer di Jerman sejak didirikan pada tahun 1908. Tentu atas rekomendasi Sosrokartono. Jurnalis kelas dunia yang lincah. Dr George Anton Poch kerap menulis artikel kesehatan di majalah Penyebar Semangat. Artikel tentang kesehatan ditulis di daerah Blotongan. 


Ide cemerlang Adolf Hitler yang berganti dr George Anton Poch ini lancar berkat dukungan Jenderal RM Soesalid. Tokoh ini putra Raden Ajeng Kartini dan RMAA Djojodiningrat Bupat Rembang. Masih keponakan RP Sosrokartono. Jenderal Soesalid sebagai tokoh militer menjaga keamanan dengan rapi. Selama perang kemerdekaan dr George Anton Poch terlibat aktif pengobatan buat prajurit TNI. Dedikasi yang sarat nilai kemanusiaan. 


Dr Radjiman Widyadiningat tokoh BPUPKI kerap diskusi dengan dr George Anton Poch. Relasi dengan dr Saleh Mangundiningrat  juga begitu dekat. Perdana Menteri Syahrir menikah dengan Siti Wahyunah, putri dr Saleh Mangundiningrat. Beliau adik patih Sosrodiningrat Kraton Surakarta. Koneksi ini memudahkan gerak dr George Anton Poch untuk berkiprah dalam bidang kesehatan. 


Atas usul Sutan Syahrir pula dr George Anton Poch berkenalan dengan Prof Dr AK Pringgodigdo. Pada tanggal 10 Nopember 1954 berdiri Universitas Airlangga Surabaya. Fakultas Kedokteran merupakan sumbangan pemikiran dr George Anton Poch. Sebetulnya gagasan ini sudah muncul tahun 1948. Lembaga ini bermula dari NIAS atau Netherland Indische Arzten Scholl. Sekolah kedokteran di Surabaya yang berdiri tahun 1913. Pada awalnya memang sering memberi pengobatan gratis bagi penduduk yang kurang mampu.   Kegiatan sosial kemasyarakatan meliputi wilayah pelosok Jawa Timur dan Jawa Tengah. 


Dr George Anton Poch  terkenal sangat merakyat. Perilaku andhap asor. Amemangun karyenak tyasing sesama. Seperti ajaran Panembahan Senapati raja Mataram. 


Manjing ing suwarga jati. 

Makam dr Georg Anton Poch di Ngagel Rejo Surabaya dianggap suci dan wingit. Masyarakat percaya itu bersemayam Fuhrer Jerman. Yakni Adolf Hitler. Pemimpin besar dunia yang ternama. Priyayi dari Argomulyo dan Sidorejo tiap tahun melakukan nyadran. 


Dari kota Salatiga, lereng gunung Merbabu, Adolf Hitler kirim salam. 


Auf wiedersehen, Sie !!!! 

Tschuss... 


Rebo Paing, 11 Maret 2026.

Purwadi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CANDRANING WANITA SAKING PAPRINCENING BADAN SAHA WATEKIPUN

Kidung Idul Fitri

Adipati Dayaningrat Pengging Sepuh