Postingan

Mahargya Malem Selikur

Gambar
 Mahargya Malem Selikur Karaton Surakarta melakukan tata cara adat malem selikuran. Berlangsung pada hari Senin Kliwon, 9 Maret 2026. Pertama kali masa pemerintahan Sri Susuhunan Paku Buwono XIV Hangabehi yang bertahta sejak tanggal 13 Nopember 2025. Makna upacara malem selikuran dalam rangka menyambut datangnya malam lailatul qodar. Keistimewaan malam lailatul qodar lebih utama daripada 1000 bulan. Lembaga Dewan Adat yang dipimpin GKR Dra Koes Moertiyah Wandansari M.Pd tiap tahun rutin menyelenggarakan tata cara adat, sesuai dengan paugeran.  Babad Malem Selikur 1. Dhandhanggula Senin Kliwon tata cara adi,  Wanci sanga  Maret  wus lumampah,  Nem likur dene tahune, Ngancik malem selikur,  Kraton Surakarta ngadani, Upacara pengetan, Lailatul Qadar tuhu, Angleluri dhawuh Hadist Kanjeng Nabi, Muhammad Rasulillah. 2. Kinanthi Pangageng ing Kraton rawuh,  Kanjeng Ratu Wandhansari,  Ndherek sentana pangarsa,  Gya tut wuri handayani,  Abdi...

Akulturasi Budaya Malem Selikuran

Gambar
 Akulturasi Budaya Malem Selikuran Purwadi Abstract Tradisional community have local wisdom that can make social harnony. Ceremony activity in  Surakarta Palace always give feeling at peace to some people. They are sentana, abdi dalem, businessman, travelling agent, guide, tourist and peasant. Example Malem Selikuran is Islamic traditional program that done to appreciate lailatul qadar.  Surakarta Palace divide tumpeng sewu to Moslem community. Tumpeng sewu symbolized the best of time. That is the better that the moon thousand. Specially for peasant Malem Selikur ceremony believed that will come welfare. The peasant that live in village territory think that Surakarta Palace is center of mystic orientation. Therefore they follow Malem Selikuran activity to get happiness or ngalap berkah in palace of  Java every time. Keyword : Ceremony, Moslem,  Palace A. Pengantar Islam dianut oleh orang Jawa dengan menyertakan keselarasan budaya. Contoh adat upacara Malem Sel...

Sarasehan Laku Tapa Kungkum

Gambar
 Sarasehan Laku Tapa Kungkum A. Ilmu Laku Lara lapa tapa brata diajarkan oleh leluhur Jawa. Para raja mewariskan tradisi ritual. Misalnya tapa kungkum, tapa ngeli, tapa pendhem, tapa ngrowot, tapa nggandhul, tapa ngidang, tapa ngalong, tapa pati geni, tapa ngebleng. Dengan tujuan untuk mendapatkan kawibawan kawidadan kamulyan karaharjan.  Hari Setu Pon, 7 Maret 2026 diadakan sarasehan ritual Umbul Pengging. BRAy Arum Kusumo Pradopo memimpin jalannya tata cara. Peserta dari para penghayat kejawen. Jawa  jiwa kang kajawi. Lanjut dengan tapa kungkum.  Tradisi kungkum telah berjalan lama. Pujangga Kyai Yasadipura darah Pengging. Perairan Pengging penuh dengan kharisma spiritual. Umbul Pengging digunakan sebagai sarana siram jamas buat para raja. Demi menjaga alam semesta, agar sami basuki lestari.  Negeri Pengging merupakan leluhur masyarakat Boyolali Pengging. Kraton Pengging berhubungan dengan pujangga Kyai Yasadipura. Trahing kusuma rembesing madu, wijining atapa...

Laku Tapa Kungkum

Gambar
 Laku Tapa Kungkum A. Ilmu Laku Lara lapa tapa brata diajarkan oleh leluhur Jawa. Para raja mewariskan tradisi ritual. Misalnya tapa kungkum, tapa ngeli, tapa pendhem, tapa ngrowot, tapa nggandhul, tapa ngidang, tapa ngalong, tapa pati geni, tapa ngebleng. Dengan tujuan untuk mendapatkan kawibawan kawidadan kamulyan karaharjan.  Hari Setu Pon, 7 Maret 2026 diadakan sarasehan ritual Umbul Pengging. BRAy Arum Kusumo Pradopo memimpin jalannya tata cara. Peserta dari para penghayat kejawen. Jawa  jiwa kang kajawi. Lanjut dengan tapa kungkum.  Tradisi kungkum telah berjalan lama. Pujangga Kyai Yasadipura darah Pengging. Perairan Pengging penuh dengan kharisma spiritual. Umbul Pengging digunakan sebagai sarana siram jamas buat para raja. Demi menjaga alam semesta, agar sami basuki lestari.  Negeri Pengging merupakan leluhur masyarakat Boyolali Pengging. Kraton Pengging berhubungan dengan pujangga Kyai Yasadipura. Trahing kusuma rembesing madu, wijining atapa tedhaking...

Umbul Ngabean Pengging

Gambar
 Umbul Ngabean Pengging A. Pasiraman Bening Hari Setu Pon, 7 Maret 2026 diadakan sarasehan ritual Umbul Pengging. BRAy Arum Kusumo Pradopo memimpin jalannya tata cara. Peserta dari para penghayat kejawen. Jawa  jiwa kang kajawi.  Pujangga Kyai Yasadipura darah Pengging. Perairan Pengging penuh dengan kharisma spiritual. Umbul Pengging digunakan sebagai sarana siram jamas buat para raja. Demi menjaga alam semesta, agar sami basuki lestari.  Negeri Pengging merupakan leluhur masyarakat Boyolali Pengging. Kraton Pengging berhubungan dengan pujangga Kyai Yasadipura. Trahing kusuma rembesing madu, wijining atapa tedhaking andana warih.  Pujangga Yasadipura lahir pada tahun 1729. Ayahnya adalah Bupati Pekalongan KRT Padmonagoro. Nama kecil Yasadipura yaitu Jenal Ngalim atau Bagus Songgom. Berguru tentang kawruh pangawikan pada ulama Kedu. LeluhurPujangga Kyai Yasadipura adalah para pembesar Pengging. Negeri Pengging menjadi pusat pertemuan geneologi para raja Jawa. Pe...

Puji Kasuwargan

Gambar
 Puji Kasuwargan Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Kusumoyudo putra Sinuwun Paku Buwono XII.  Beliau sarjana lulusan APDN dengan gelar akademis Drs. Nama lengkap KGPH Drs Kusumoyudo. Saat lahir bernama Gusti Raden Mas Suryosuseno. Wafat pada tahun 2009. Bersamaan dengan tanggal 18 Ramadhan.  Pada hari Jumat Paing, 6 Maret 2026 diadakan tata cara wilujengan. Doa  secara khusus  untuk KGPH Drs Kusumoyudo. Teiring pula untuk KPH Satriyo Hadinagoro, GKR Galuh Kencono, GKR  Sekar Kencono, KPH Himbokusumo, GKR Retno Dumilah lan KPH Suryo Hadiningrat. Terakhir GPH Cahyaningrat. Delapan pangageng Karaton Surakarta Hadiningrat sampun surut ing kasedan jati.  Upacara wilujengan diawali dengan sambutan GKR Dra Koes Moertiyah Wandansari M.Pd. Ketua Lembaga Dewan Adat mengulas perkembangan situasi mutakhir. LDA berhak atas seluruh kepemilikan Kraton Surakarta Hadiningrat. Pengesahan dilakukan oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia.  Abdi dalem sentana dan pengageng...

Olah Raga & Olah Rasa

Gambar
 Olah Raga & Olah Rasa A.  Jiwa Mandiri Ujian promosi Dr Nugroho Puji Santoso S.Pd M.Pd benar benar mengesankan. Sejak awal hingga akhir berjalan hikmad. Dewan penguji yang berbusana toga merasa puas. Tamu undangan yang berbusana batik tampak kagum. Jiwa mandiri promovendus terpancar terang.  Pak Rektor UNY Prof Dr Sumaryanto M.Pd AIPO selalu memberi pesan bermakna. Olah raga menjunjung tinggi nilai fairplay. Play permainan unsur raga yang bersifat jasmaniah. Fair merupakan kejujuran unsur rasa yang bersifat rohaniah. Refleksi filsafati ini bisa menuntun hati.  Tepuk tangan gemuruh. Keplok imbal imbalan. Promovendus telah berhasil dapat meyakinkan dengan argumentasi yang amat memadai. Maka lumrah jika lulus Program Doktor dengan predikat summa cumlaude. Pujian tingkat tertinggi. Itulah Dr Nugroho Puji Santoso  S.Pd M.Pd. Sesanti ayu hayu rahayu. Handai taulan kompak berdatangan untuk mangayu bagya. Hari bersejarah yang istimewa bagi Mas Nugroho  Puji Sa...