Postingan

Keakraban keluarga dasawisma flamboyan

Gambar
  GUYUP RUKUN, SEHAT, HAPPY SELALU   Semboyan atau slogan ibu ibu dasawisma Flamboyan. Mempunyai makna yang dalam. Dan itulah yang membuat kita keluarga flamboyan saling menghargai dan menyayangi. Kita sudah seperti keluarga. Kata orang tua. Apabila kita di rantau, tetangga adalah orang yang paling dekat, maka hormati dan sayangilah mereka seperti saudara kita. Karena orang pertama yang akan membantu kesulitan kita adalah tetangga.  Tanggal  10 November kita peringati sebagai hari jadi dasawisma flamboyan. Dengan sukacita kita rayakan ulang tahun pada tanggal 10 November 2022. Tempat yg kita pilih adalah Ariesta Garden tepatnya di dukuh  Demen, Pakem Binangun, Kec Pakem, Kabupaten Sleman Yogya karta Segala sesuatunya kita persiapkan  dengan matang. Ketua panitia kita percayakan kepada mbak Ais dan Bu Eben sebagai bendahara. Dari pemilihan tempat dan dana yg harus kita keluarkan hingga susunan acara kita serahkan semua kepada mereka berdua.  Tidak memer...

KALIMASADA KAWEDHAR.

  Pagelaran wayang Lakon  JAMUS KALIMASADA KAWEDHAR.  Narasumber : Sri Harjono S.Sos.  dalang  Dr Purwadi M.Hum.  A. Wedharan Jamus Kalimasada.  Jamus Kalimasada merupakan pusaka agung milik Prabu Puntadewa. Raja negeri Amarta ini tersohor sebagai pemimpin sabar narima, andhap asor, suci lahir batin.  Kalimasada atau kalimat Syahadat adalah lakon wayang karya Sunan Kalijaga. Prabu Puntadewa, raja Amarta dituntun oleh Raden Patah. Raja Demak itu membimbing untuk membaca dua kalimat Syahadat. Lantas Prabu Puntadewa bisa memperoleh kesempurnaan hidup. Setelah wafat Prabu Puntadewa dimakamkan di kompleks Masjid Demak. Wayang menjadi sarana dakwah Islamiyah. Wali Sanga menggunakan kebudayaan sebagai sarana untuk memberi pemahaman tentang ajaran keagamaan. Masyarakat Jawa menganut Islam dengan prinsip agama ageming aji. Lakon Jamus Kalimasada penuh dengan nilai kearifan lokal. Memuat wulangan wejangan wedharan. Rahmatan lil alamin. Wali Sanga telah berh...

KONSEP MORAL DALAM SERAT BIMA SUCI KARYA YASADIPURA I

KONSEP MORAL DALAM SERAT BIMA SUCI KARYA YASADIPURA I   KATA PENGANTAR Midering rat angelangut Lelana njajah negari Mubeng tepining samudra Andosok wana wasa Tumurun ing jurang terbis Selama 23 tahun, tanpa selang-seling saya menjadi gelandangan di  sekolah, dengan irama datar. Dari kota Nganjuk yang berbeteng Gunung Wilis,  Gunung Kendheng, dan Gunung Pandan saya merantau ke kota Yogyakarta untuk  berguru di Pawiyatan Luhur UGM, Fakultas Sastra dan Fakultas Filsafat. Sejak gagat rahina, saya cepat-cepat melangkah enjing bidhal gumuruh, berangkat ke kampus dengan rute Selokan Mataram sambil narabas ing mega mendhung, mubeng ngideri jagat, ngulandara lelana ngunggahi gunung,  katungkul ngumbar gagasan satemah ginawa ngimpi. Sebuah lakon yang belum  selesai dan tidak akan pernah selesai. Sesuai dengan tata krama akademik perkenankanlah saya mengucapkan  terima kasih kepada Rektor UGM, Dekan Fakultas Filsafat, dan Dekan Fakultas  Sastra beserta jajar...

Pentas wayang Lakon IBU KITA KARTINI PUTRI SEJATI

Gambar
Pentas wayang Lakon IBU KITA KARTINI PUTRI SEJATI  Dalam rangka peringatan hari Kartini tgl 21 April 2022  Kerjasama dengan  RUMAH WAYANG PULANGASIH, yang dikelola Adhi Yoga Utama dan Ruri Panimbarini.  Jl Garuda, Ungaran Semarang.  Dalang Dr Purwadi M.Hum.  A. Sinopsis Cerita Lakon RA Kartini  1. Adegan di Kadipaten Jepara. Bupati Jepara RMAA Sosrodiningrat sedang didampingi oleh Raden Ajeng Kartini. Tokoh Kabupaten Jepara dalam bidang emansipasi wanita ini menerima kedatangan Ratu Drupadi, Ratu Jembowati, Ratu Erawati. 2. Tempat sidang perjamuan di Joglo Hadipuran Sukodono Tahunan Jepara. Sekaligus mempelajari sejarah Ratu Sima, Ratu Kalinyamat dan pertapan gunung Danaraja. Turut dalam persidangan Prabu Puntadewa, Prabu Kresna dan Prabu Baladewa.  3. Pembicaraan dengan tema emansipasi dan pemberdayaan kaum wanita. Raden Ajeng Kartini memberi keteladanan tentang peran wanita di era modern. Paparan lengkap tentang kewanitaan disampaikan kepada pra...

Pagelaran wayang lakon BABAD MANGKUNEGARA IV

Gambar
Pagelaran wayang lakon BABAD MANGKUNEGARA IV  Dalang Purwadi  Senin, 16 Mei 2022 jam 19 ing sanggar Bandung bondowoso gondangan jogonalan Klaten A. Ringkasan Cerita.  1. Prabu Puntadewa raja Amarta studi banding ke Pura Mangkunegaran. Turut menyertai kunjungan ini segenap kadang Pandawa, Prabu Kresna dan Prabu Baladewa. Pembesar Amarta, Dwarawati dan Mandura sedang ngangsu ngelmu.  2. Studi banding negeri Amarta ini sekaligus untuk memberi pembekalan kepada Gathutkaca yang akan jumenengan di Kerajaan Pringgandani. Raja Gathutkaca perlu ilmu kepemimpinan yang handal dan profesional. Antareja, Antasena, Abimanyu mendampingi dalam pelatihan ketrampilan kepemudaan.  3. Dialog antara Prabu Puntadewa dengan Sri Mangkunegara IV tentang beragam tema. Meliputi bidang tata pemerintahan, militer, bisnis, teknologi, kebudayaan dan kesusasteraan. Serat Wedhatama, Tripama dan Babad Wonogiri menjadi sarana kesadaran literasi. Kemajuan Pura Mangkunegaran diterangkan dengan tega...