Pertunjukan Wayang Karaton Surakarta

 Pertunjukan Wayang Karaton Surakarta



Jadwal pertunjukan wayang Karaton Surakarta Hadiningrat. Bermula pada hari Minggu, 8 Nopember 2026. Dalang muda tampil paling dulu. M Ng Willy Dwi Harianggi. Abdi dalem asal Kediri kuliah di ISI Surakarta. Dengan lakon Begawan Ciptoning. 


Berturut turut dalang yang tampil di bangsal semarakata. M Ng Angga Suprayogi. Membawakan lakon Jaladara Rabi. Pentas pada hari Minggu, tanggal 15 Nopember 2026. Selanjutnya M Khoirul Siska Munzilin. Dengan lakon Parta Krama.  Cerita diambil dari sumber mahabarata dan Ramayana. 


Pementasan berikutnya menggunakan media lain. Tampil pada hari Minggu tanggal 22 Nopember 2026. Bulan ini terakhir pada hari Minggu 29 Nopember 2026. Dalangnya KRT Dr Rudy Wiratama Husadanagara SIP MA. Dengan menggelar wayang gedhog. Sumber cerita dari serat Panji. Latar cerita tentang kerajaan daha Jenggala Kediri Panjalu Medang Kahuripan.


Instrumen pengiring sudah baku. Kempul, kethuk, kenong, demung, peking, suling, rebab, gender barung, gender penerus dan gambang. Kelir ukuran 5 meter. Simpingan kanan simpingan kiri. Debog paseban tampak anggun agung. Prasaja tapi cukup merbawani.


Adegan pertama negeri Hima Himantaka. Prabu Niwatakawaca berserta Patih Mamangmurka. Sedang gandrung gandrung kapirangu. Kasmaran pada Dewi Supraba. Siang malam tak bisa tidar. Yang tampak hanya kecantikan widodari kayangan. Pisowanan agung pun yang tampak sang bidadari. 


Prabu Niwatakawaca mengutus Mamangmurka untuk melamar widodari. Diplomasi dilakukan dengan kesantunan. Bila gagal bisa dilanjutkan dengan kekerasan. Singkat kata patih Mamangmurka diberi mandat penuh untuk memboyong Dewi Supraba. Segera pergi ke kaayangan.


Dewa kayangan cukup repot menghadapi ulah prajurit Kerajaan Hima Himantaka. Kesaktian Prabu Niwatakawaca cukup berbahaya. Gerakan patih Mamangmurka dinilai bahaya. Perlawanan akan menimbulkan kurban. Maka dicari siasat yang tepat. 


Sang Hyang Guru memberi dhawuh. Batara Narada mengambil inisiatif. Dewa kayangan segera kerja keras. Bathara Indra diberi tugas khusus. Dikena iwake aja nganti buthek banyune.


Arjuna menjadi jago dewa. Bergelar Begawan Ciptoning atau Begawan Mintaraga. Atas nasihat panakawan misi suci berhasil. Semar Gareng Petruk Bagong setia mendampingi. Janaka lelanange jagad raya.


KPH Rizky Baruna memimpin jalannya pagelaran. Kordinator pentas wayang yang masuk departemen mandra budaya. Para pendukung berasal dari Yogyakarta, Semarang dan Solo Raya. Penggemar wayang rindu pakeliran gagrak kraton. Pakem dan cak cakan beda dengan pertunjukan umum. Maklum ada unsur spiritual magis. 


Kukusing dupa kumelun. Bau kemenyan garu rasamala wangi sumerbak. Kipas meniup nyala sesaji. Berada di sebelah kanan sampingan wayang. Abdi dalem duduk bersila sambil baca japa mantra. 


Gendhing talu berkumandang. Pagelaran pun dimulai. Penonton berdatangan di sasana semarakata. Pukul 13 pagelaran sudah bisa dinikmati. Bersamaan dengan tabuhan lonceng. Wayanggana dan wiyaga berbusana genep jangkep.


Istimewa sekali pagelaran wayang kali ini. GKR Wandansari pengageng sasana wilapa kersa ngestreni. KPH Dr Wirabhumi SH hadir memberi dukungan. Abdi dalem sentana terhibur teratur. 


Karaton Surakarta Hadiningrat terbuka untuk pengembangan bakat minat. Seni edi peni bersemi. Budaya adi luhung ngrembuyung. 



Surakarta, 

Minggu Wage, 8 Nopember 2026.

Purwadi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Raya Idul Fitri

Dr Nugroho Puji Santoso S.Pd M.Pd

Dari Yogya ke Pangkalpinangl