Kereta Api Jawa
Kereta Api Jawa
Sinten numpak sepur,
Mbayare setali,
Sinten pengin makmur,
Mangga dhateng ngriki.
Berdirinya stasiun Balapan Solo pada tanggal 4 Januari 1683. Izas Newton diundang oleh Sunan Amangkurat II untuk memberi pelatihan teknologi. Raja Mataram menyadari arti penting transportasi umum yang mudah murah tertib dan tepat waktu. Izas Newton datang dari Inggris bersama tim ahli kereta api. Amangkurat II atau Amangkurat Amral menjamu makan malam Izas Newton di pesanggrahan Pracimoharjo Paras Cepogo Boyolali.
Ibukota Kerajaan Mataram sejak tahun 1677 pindah ke Kartasura. Izas Newton menikmati pemandangan indah gunung Merapi dan gunung Merbabu. Saat pulang sempat mampir siram jamas di umbul Pengging dan umbul Cokro Klaten. Ternyata Izas Newton cocok dengan ritual kejawen. Pangeran Karanggayam selalu tokoh spiritual memandu tata cara meditasi. Izas Newton merasa mendapat pencerahan. Agar selalu eling lan waspada.
Pembangunan stasiun Balapan Solo menggunakan upacara adat. Sesaji maesa kurda berupa menanam kepala kerbau. Tumpeng robyong, tumpeng sewu, tumpeng wukir, tumpeng wajar, tumpeng roda, tumpeng kretek, tumpeng kali melengkapi kenduri. Kembang telon, dupa kumelun, jenang baro baro menyertai wilujengan. Amangkurat II mengutus abdi dalem ulama untuk berdoa bersama kanca kaji. Izas Newton makin terpesona dengan adat istiadat Jawa.
Gamelan carabelen tanda pakurmatan. Izas Newton bangga dengan seni adi luhung. Ladrang Slamet berkumandang dengan tujuan untuk mendapatkan keselamatan. Lancaran kebo giro membuat suasana semarak. Bubarnya acara dengan gending gleyong dan udan mas. Kereta api diharapkan datang pergi berjalan dengan selamat.
Urut ke arah barat yaitu stasiun Purwosari, Stasiun Gawok, Stasiun Delanggu, Stasiun Ceper, Stasiun Klaten, Stasiun Srowot, Stasiun Brambanan, Stasiun Kalasan, Stasiun Maguwo, Stasiun Lempuyangan dan Stasiun Tugu Yogyakarta. Bisnis kereta api Solo Yogyakarta berjalan lancar. Sunan Amangkurat II sukses membangun infrastruktur. Roda ekonomi bergerak cepat. Keuntungan berlipat ganda. Kas negara normal dan sehat. Kereta api di Jawa berkembang pesat. Izas Newton pun bangga dan berbahagia.
Kebijakan Amangkurat II tentang menejemen kereta api sungguh mulia. Sepanjang rel kereta api, penduduk dilibatkan sebagai pegawai. Penjaga palang, kebersihan, konsumsi melibatkan warga sekitar stasiun. Perlindungan tenaga kerja sangat diperhatikan. Tiap akhir tahun masyarakat sekitar mendapat santunan sebagai tanda penghormatan. Kereta api memanusiakan sesami.
9 Juli 2026.
Purwadi
Komentar
Posting Komentar