KRT BAMBANG HADIPURO MENGELOLA SANGGAR SENI LOKA BUDAYA

KRT BAMBANG HADIPURO MENGELOLA SANGGAR SENI LOKA BUDAYA 



Oleh Dr Purwadi M.Hum.
Ketua Lembaga Olah Kajian Nusantara LOKANTARA 
Hp 087864404347


A. Pelestarian Seni.


Tanggal 29 Mei 2021, hari Sabtu Kliwon di Sanggar Seni Loka Budaya mengadakan kegiatan pentas. Bertempat di Joglo Hadipuran Sukodono Tahunan Jepara.


Dua hari sebelumnya ibu Susanti Purwaningrum kelihatan sibuk. Cancut tali wanda untuk mensukseskan jalannya acara. Dua putri cantik KRT Bambang Hadipuro dan bu Susanti Purwaningrum siap siap membantu. 


Sanggar Seni Loka Budaya dipimpin oleh KRT Bambang Hadipuro. Dengan pembina KMT Susanti Purwaningrum. Tiap Sabtu Kliwon diadakan latihan sekaligus pentas rutin. 




Pentas meliputi seni karawitan, pedalangan, tari, hadrah, laras madya, teater, kethoprak, macapat. Warga sekitar turut menjadi peserta. Sanggar Seni Loka Budaya sarana menjalin kerukunan dan persaudaraan. 


Pada tanggal 16 Nopember 2019 telah dirintis pentas seni tari dan wayang. Sebelumnya juga ada pentas wayang di Gondangan Jogonalan Klaten. Penyelenggara Sanggar Seni Pustaka Loka Budaya kerja sama dengan praktisi. 


Kali ini suasana berbeda. Pentas ini diawali dengan tari gambyong mari kangen. Empat orang penari yang dipimpin oleh Nyi Harnik, alumni ISI Surakarta.




Ibu ibu ini pecinta seni tari sejati. Semangatnya cukup menyala dalam usaha pelestarian warisan nenek moyang. Dengan dandan kostum tari yang dihias sekar melati, penampilan menarik. Tampak gandhes, luwes, kewes, dhemes pantes, agung dan anggun.


Rampung pentas masih sempat diskusi dengan beragam tema. KRT Bambang Hadipuro sekeluarga cukup tanggap dengan aspirasi masyarakat. Joglo Hadipuran yang megah indah mewah ini menampung keinginan masyarakat sekitar untuk unjuk kebolehan.


B. Sarana Belajar.


Dalang yang pentas sebanyak lima orang. Sebagian besar pernah mengenyam pendidikan seni di SMKI dan ISI Surakarta. Ketrampilan seni secara praktis diasah lewat pengetahuan akademis. Jadilah seniman yang berwawasan luas.




Dalang wanita dua orang. Berasal dari Condong Catur Yogyakarta. Lantas pindah ke Surakarta untuk melanjutkan kemampuan seni. Malah kedua orang tuanya ikut pulang dua dalang putri kembar.


Untuk mucuki pentas, siswa kelas empat SD diberi kesempatan pentas. Waktu memang dibatasi. Dilanjutkan dengan babak pertama tiga dalang. Lancar sekali pentas bersama ini. Artinya mereka bisa menyajikan kerja seni dengan konsep kolektif. Mereka sudah mampu kerja sama.


Tiga dalang menyusul kemudian. Kesepakatan waktu pentas sampai jam 24. Ini sesuai dengan ijin pentas seni. Semua senang hati. Bakat para seniman muda bisa tersalur. 




Kesadaran menjalankan protokol kesehatan begitu penting. Masuk acara diukur suhu. Duduk jaga jarak. Tak lupa pakai masker. Acara selesai semua seniman bercakap bahagia. Mereka berasal dari Yogyakarta, Surakarta dan Jepara. Waktu sudah menunjuk pukul 01.00 dini hari. Suasana senang masih terkenang. 


Sinoman yang membantu panitia pelaksana sibuk beres beres. KRT Bambang Hadipuro terbantu oleh relawan muda mudi yang baik hati. Sanggar Seni Loka Budaya maju dan berkembang. Warga masyarakat punya sikap tri darma. Yakni rumangsa melu handarbeni, rumangsa wajib hangrungkebi, mulat sarira hangrasa wani.




Kegiatan Sanggar Seni Loka Budaya bertekad untuk terus melangkah. Dengan menempati lingkungan yang indah mempesona. Yaitu Joglo Hadipuran Jl Kramat no 22 Rt 02 Rw 04 dukuh Kramat desa Sukodono kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara. KRT Bambang Hadipuro selalu ingat wejangan Sinuwun Paku Buwana X.


Rum kuncaraning bangsa dumunung ing luhuring budaya.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Raya Idul Fitri

Dr Nugroho Puji Santoso S.Pd M.Pd

Adipati Dayaningrat Pengging Sepuh