Kedhaton Kertanegara
Kedhaton Kertanegara
Dinamika Tegal sebagai kabupaten otonom menunjukkan hasil yang mengagumkan.
Pembangunan kabupaten Tegal makin sigrak semarak gumyak. Sultan Agung Hanyokro Kusumo berkenan yasa kedhaton Kertanegara. Adipati Martoloyo bertugas merawat. Pesanggrahan ini bertempat di sebelah barat pereng gunung Slamet. Tampak asri edi peni. Suasana megah indah gagah mewah.
Dalam babad Mentawis tercatat melalui alunan tembang durma. Strategi kebijakan kraton Mataram sering dibahas di kedhaton Kertanegara. Roda perekonomian berputar. Pemasaran hasil bumi dijalankan. Pelabuhan pelayaran dan perdagangan tambah ramai. Rakyat Tegal makin makmur.
Durma
Pesanggrahan Kartanagara kayasa,
Sultan Agung murwani,
Kersa Ratu Batang,
Martoloyo rumeksa,
Kulon gunung Slamet prayogi,
Sri Amangkurat,
Kedhaton edi peni.
Penataan kabupaten Tegal terencana dengan rapi. Sultan Agung mendirikan kedhaton Kertanegara. Pesanggrahan Kraton Mataram terbangun atas gagasan Kanjeng Ratu Batang. Berguna untuk rapat besar kerajaan Mataram. Pertemuan penting untuk membahas kepentingan umum.
Kabupaten Tegal tampil dalam kancah internasional. Daerah maritim berhubungan dengan Tamasek Singapura. Kehidupan bahari terkait dengan negeri Samudera Pasai. Kedhaton Kertanegara berperan sebagai kantor diplomasi kenegaraan.

Komentar
Posting Komentar