Postingan

Keris Pusaka Tanah Jawa

Gambar
 Keris Pusaka Tanah Jawa Priyayi agung yang micara miraga mirasa. Bernama HM Hidayat. Alumni Universitas Airlangga. Ahli pusaka keris yang tinggal di kota Surabaya. Asal usulnya dari Sedayu Lamongan.  Kota Surabaya kelahiran Ratu Panggung. Permaisuri Raden Patah Syah Alam Akbar. Raja Demak Bintoro. Surabaya pernah dipimpin oleh Pangeran Pekik, suami Ratu Wandansari. Putrinya Ratu Mas melahirkan Sunan Amangkurat Amral. Raja Mataram Kartasura tahun 1677 - 1703. Daerah Sedayu Lamongan bawahan Pangeran Purbaya. Berputra Ratu Sedayu atau Ratu Mas Lamong. Garwa prameswari Sunan Paku Buwono II yang memerintah Mataram tahun 1726 - 1749. Hidayat berlatang belakang agung anggun. Trahing kusuma rembesing madu.  Uraian tentang kawruh keris pusaka tanah Jawa urut patut runtut. Genah genep jangkep. Terang wijang gamblang. Gandhes luwes pantes mentes dhemes. Hidayat arek Surabaya sembada wirotama.  Sejak tanggal 20 Agustus 2026 pamardi budaya membuat kegiatan. Berpusat di Joglo Had...

Empu Keris

Gambar
 Empu Keris Ngelmu laku mendasari pembuatan keris. Pusaka bertuah karena laku. Keris berwibawa karena ngelmu. Jangka jangkah, kodrat wiradat. Jepara pusat produksi keris tradisional.  Bagi orang Jawa keris merupakan sarana kawibawan kawidadan kamulyan karaharjan. Empu diyakini punya kemampuan spiritual tinggi. Tosan aji istilah untuk menyebut karya seorang empu. Beragam keris dipamerkan di Museum Kartini Jepara, Jawa Tengah. Festival Mpu tosan aji pada hari Jumat Kliwon, 21 Agustus 2026. Peserta dari berbagai peenghayat kejawen yang gemar nguri uri pusaka keris.  Hadir dengan tekad kuat Ki Aryo Pandu dari Senapati Nusantara Yogyakarta. Sambutan hangat KPH Bambang Hadiningrat selaku ketua Paguyuban Kawula Karaton  Surakarta atau Pakasa pang Jepara. Turut menyambut KMT Susanti Purwaningrum, pengageng Joglo Hadipuran. Perwakilan penggemar tosan aji berasal dari Purworejo, Malang, Pekalongan, Bekasi, Nganjuk, Ponorogo, Ngawi, Boyolali dan Tuban. Pameran Keris di Museum K...

Kawruh Pusaka Keris

Gambar
 Kawruh Pusaka Keris Sejak tanggal 20 Agustus 2026 pamardi budaya membuat kegiatan. Berpusat di Joglo Hadipuran Sukodono Tahunan Jepara. Mbabar kawruh di pendopo kabupaten. Lalu dilanjutkan di Museum Kartini sebelah alun alun kota Jepara.  Ngelmu laku mendasari pembuatan keris. Pusaka bertuah karena laku. Keris berwibawa karena ngelmu. Jangka jangkah, kodrat wiradat. Jepara pusat produksi keris tradisional.  Bagi orang Jawa keris merupakan sarana kawibawan kawidadan kamulyan karaharjan. Empu diyakini punya kemampuan spiritual tinggi. Tosan aji istilah untuk menyebut karya seorang empu. Beragam keris dipamerkan di Museum Kartini Jepara, Jawa Tengah. Festival Mpu tosan aji pada hari Jumat Kliwon, 21 Agustus 2026. Peserta dari berbagai peenghayat kejawen yang gemar nguri uri pusaka keris.  Hadir dengan tekad kuat Ki Aryo Pandu dari Senapati Nusantara Yogyakarta. Sambutan hangat KPH Bambang Hadiningrat selaku ketua Paguyuban Kawula Karaton  Surakarta atau Pakasa pan...

Karya Empu Tosan Aji

Gambar
 Karya Empu Tosan Aji Tosan aji istilah untuk menyebut karya seorang empu. Beragam keris dipamerkan di Museum Kartini Jepara, Jawa Tengah. Festival Mpu tosan aji pada hari Jumat Kliwon, 21 Agustus 2026. Peserta dari berbagai peenghayat kejawen yang gemar nguri uri pusaka keris.  Hadir dengan tekad kuat Ki Aryo Pandu dari Senapati Nusantara Yogyakarta. Sambutan hangat KPH Bambang Hadiningrat selaku ketua Paguyuban Kawula Karaton  Surakarta atau Pakasa pang Jepara. Turut menyambut KMT Susanti Purwaningrum, pengageng Joglo Hadipuran. Perwakilan penggemar tosan aji berasal dari Purworejo, Malang, Pekalongan, Bekasi, Nganjuk, Ponorogo, Ngawi, Boyolali dan Tuban. Pameran Keris di Museum Kartini ini memberi inspirasi buat pelestarian warisan dunia. Metalurgi menjadi ciri utama kemajuan teknologi. Peradaban kokoh karena adanya logam. Keris merupakan benda pusaka. Terdapat nilai logika etika estetika. Dalam budaya Jawa dikenal cipta rasa karsa, iman ilmu amal, ulat patrap pangucap...

Kenduri Ruwat Bumi

Gambar
 Kenduri Ruwat Bumi Upacara tradisional berlangsung di pendopo kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Yakni kenduri ruwat bumi. Terjadi pada hari Kemis Wage, 20 Agustus 2026. Acara dalam rangka mangayu bagya 492 tahun hadeging Kadipaten Jepara.  Urut reroncen acara  yang disusun oleh panitia. Pembacaan Albarzanji, penyatuan air tanah, kalam ilahi dan kidung pangastuti. Dilanjutkan dengan sabdawara sambutan Bupati Witiarso Utomo. Pemasangan cok bakal sebagai salah satu perlengkapan tata cara  dilakukan ringin pojok.  Paguyuban kawula Karaton  Surakarta atau Pakasa  cabang Jepara diundang. Pakasa pimpinan KPH Bambang Hadiningrat menyediakan uba rampe. Mulai dari sesaji, tumpeng, dupa, gaharu, rasamala digelar di pendopo kabupaten. Para abdi dalem berbusana batik Mataram. Kalung samir iket blangkon. Siyaga ing gati, sawega ing diri.  Pendopo kabupaten Jepara regeng ngengreng. Pusat ukir ukiran tentu dengan gaya khas spesial. Soko guru menjulang tinggi besar....

Gending Sekaten

Gambar
 Gending Sekaten Ungeling gangsa sekaten atas dhawuh Kanjeng Sinuwun Paku Buwono XIV. Raja Surakarta Hadiningrat mendapat mandat sejak tanggal 13 Nopember 2025. Sentana pengageng lan abdi dalem selalu ndherek ngayahi gawa gawe.  Gendhing yang disajikan terdiri dari gendhing Rambu, Rangkung, Andong andong dan Lung Gadhung. Para abdi dalem wiyaga berbusana kejawen jangkep. Bebedan, beskap pethak, iket blangkon, samir, dhuwung, stagenan. Dhadha sisih kiwa mawi bross radya laksana. Adapun pasugatan gendhing dengan tabuhan mirunggan.  Untuk endhing rambu digunakan saat pembukaan. Berkumandang sebagai pembuka utama. Gendhing rangkung merupakan sajian gendhing yang kedua. Gendhing andong andong dengan demung imbal. Gendhing Lung Gadhung merupakan gendhing keramat yang memakai laras pelog pathet lima.  Tradisi diwariskan secara turun tumurun. Adat istiadat Kraton Surakarta berlangsung pada hari Rabu Pon, 19 Agustus 2026. Ungeling gangsa sekaten berkumandang di bangsal pagong...

Perayaan Grebeg Sekaten

Gambar
  Perayaan Grebeg Sekaten Adat istiadat Kraton Surakarta berlangsung pada hari Rabu Pon, 19 Agustus 2026. Ungeling gangsa sekaten berkumandang di bangsal pagongan kidul dan pagongan lor. Tepat di halaman Masjid Agung. Kyai  Guntur Madu dan Kyai Guntur Sari siap berkumandang selama 7 hari. Berturut-turut siang dan malam.  Gamelan Kyai Guntur Sari yasan dalem Sinuwun Sultan Agung Hanyokro Kusumo. Raja Mataram yang bertahta tahun 1613 - 1645. Guntur sari kesadaran untuk menerima anugerah dari Tuhan. Guntur merupakan ledakan elekro magnetik alam yang memuat energi. Sari berasa serba indah yang menjadi buah. Dari kembang bisa bikin pala atau buah yang berguna. Kyai Guntur Sari lambang anugerah besar yang membuat jiwa raga  elok nan rupawan. Sugih rupa kurang candra.  Kyai Guntur Madu gamelan yasan dalem Sinuwun Paku Buwono III. Raja Mataram Surakarta yang memerintah tahun 1749 - 1788. Penulis Serat Wiwaha Jarwa ini ahli sastra piwulang. Pada masanya teater Jawa berke...